Articles by "game"
Showing posts with label game. Show all posts
blog tentang teknologi, robot, gadget, luar angkasa, komputer, software, games, science dan otomotif
Inovasi teknologi game. Saat awal kemunculannya, video game sempat bikin heboh. Momen manis itu terjadi di era tahun 1980an. Namun kini, game telah berevolusi dengan banyak inovasi yang luar biasa.

Hal ini tak lain berkat tangan dingin para game maker. Mereka mampu memberi sentuhan baru pada model, skema, alur cerita game yang makin kompleks dan atraktif melalui teknologi yang mumpuni.

Inovasi Teknologi Gaming dari Intel


Berikut adalah beberapa contoh gebrakan dalam dunia game dari perusahaan raksasa Intel yang mungkin saja belum pernah Anda lihat sebelumnya.

1. Facial Recognition (Pengenalan Wajah)


Teknologi Pengenalan Wajah - Facial Recognation

Scan 3D dan teknologi pengenalan wajah adalah sistem yang mampu menciptakan kemiripan wajah Anda di dunia game.

Anda dapat mengkustomisasi avatar agar terlihat seperti Anda, atau mentransfer ekspresi wajah ke dalam sebuah kreasi digital.

Selain itu, kamera Intel® RealSense ™ 3D  memudahkan pengembang game dalam penyesuain emosi para gamer melalui scan 78 titik berbeda di wajah seseorang.

Info game lainnya : Gravity Rush 2, Game Aksi Jejepangan ini Populer di PS4

2. Amazing Graphic


Grafis game telah mengalami perubahan drastis sejak dimulainya base graphic 8bit hingga sekarang. Kecanggihannya membuat para gamer benar-benar mengalami permainan dengan tekstur gambar lebih realistis.

Kemampuan playback dengan kualitas gambar HD membuat player tampak seperti berada dalam game tersebut.

3. High-Def Displays


Dengan grafis game jempolan, sah-sah saja jika Anda pamerkan itu ke teman. Terlebih saat memainkan game Ultra 4K.

Meskipun televisi dengan kemampuan 4K (support minimal 4.000 piksel) atau laptop 4K (seperti Lenovo Y50 bertenaga Intel) berharga ribuan dolar, namun poin harga akan terus menurun, yang pada akhirnya membuat format ini menjadi standar.

Dengan kualitas warna dan kerenyahan gambar tak terkalahkan, rasanya tak ada lagi yang bisa menandinginya.

4. Gesture Control (Kontrol Isyarat)


Teknologi  Gaming Gesture Control

Teknologi Intel RealSense memungkinkan Anda memainkan game hanya dengan gerakan tangan.

Melalui kamera 3D yang melacak 22 titik terpisah di tangan Anda, kontrol isyarat memungkinkan pengguna untuk terhubung dengan permainan game mereka lewat  gerakan alami tubuh Anda.

Misalnya, game Warrior Wave (support RealSense technology) yang memanfaatkan gerakan tangan untuk memimpin sekelompok tentara Yunani Kuno ke tempat yang aman.

5. Augmented Reality


Bosan dengan game online? Cobain deh permainan yang bisa diimplementasikan di berbagai sudut rumah Anda.

Ngga butuh monitor TV atau komputer, teknologi game AR menghadirkan sebuah perspektif yang unik bagi para gamer. Mampu menampilkan manuver ruang dalam dunia nyata dan membuat objek permainan yang berlaku untuk situasi kehidupan nyata.

Misalnya, bermain table hockey game di meja dapur Anda dari sudut manapun, atau bertualang memecahkan teka-teki peta harta karun di halaman belakang rumah Anda.

6. Wearable Gaming


Entah itu berbentuk smartwatches atau kacamata, wearable game menjadikan game portable tak terlalu invasif. Awalnya teknologi ini diciptakan dalam bentuk aplikasi untuk kebugaran dan juga hiburan.

Kini wearable tak sebatas hanya untuk ekstensi tubuh Anda saja, tetapi juga konsol game yang sekarang ini Anda kenal dan sukai.

7. Virtual Reality


Teknologi Gaming - Virtual Reality

Sejak saat itu, meskipun sebagian konsol game virtual reality belum dirilis secara komersial, namun mereka tetap setia mengembangkan display headset VR.

Teknologi ini siap memanjakan para gamers pengalaman bermain paling berkesan yang belum pernah ada sebelumnya.

Saat nge-game, raga Anda seperti ditarik keluar hingga larut dalam permainan. Badan serasa tak menyentuh bumi, sampai tersadar saat game telah usai.

8. Mobile Gaming


Dengan munculnya smartphone, bermain game bisa dilakukan hanya dalam genggaman Anda. Bisa di ruang tamu, sambil tiduran, dalam perjalanan kereta atau bermain bersama teman dekat Anda.

Melalui perangkat mobile mereka, teknologi game digital makin menyebar melampaui konsumen konsol hardcore dan gamer online.

9. Cloud Gaming


Alih-alih membuat sistem video game dengan hardware canggih, para developer kini mulai mencari alternatif lain untuk meringankan loading game dengan sistem cloud.

Tak perlu lagi dikhawatirkan dengan kapasitas memori yang tersedia pada disk atau console. Menggunakan cloud akan memperluas akses permainan hingga batas ukuran server dimana gambar dialirkan ke layar Anda melalui Internet.

10. Voice Recognition (Pengenalan Suara)


Teknologi Gaming - Voice Recognation

Game dengan kontrol suara sejatinya sudah ada sejak lama. Penerapan teknologi ini ke dalam game baru terealisasi setelah berkembangnya fitur baru komputer dalam mengenali perintah suara pengguna.

Dengan teknologi ini, selain turn on/off console, Anda juga dapat menggunakan perintah suara untuk mengontrol gameplay, berinteraksi di media sosial, memainkan pilihan dari library media Anda, atau search web.

11. On-Demand Gaming


Para gamer kini bisa menonton dan berbagi live-stream game mereka. Lalu cara mainnya gimana?

Hampir sama seperti pada layanan streaming film atau video, kemampuan streaming video game menjadi semakin nyata. Para pengembang game (besar dan kecil) makin terpacu untuk bersaing dalam meraih kejayaan game.

Apapun perangkat game 2 in 1 yang Anda miliki, inovasi dari Intel membuat masa depan game menjadi kenyataan.

blog tentang teknologi, robot, gadget, luar angkasa, komputer, software, games, science dan otomotif
Game Gravity Rush

Gravity Rush 2 adalah game tiga dimensi yang menceritakan seorang pahlawan bernama Kat yang berusaha menyelamatkan masyarakat kapitalis-modern dengan bantuan kucingnya.

Game ini memiliki keunikan tersendiri. Kita dapat mengendalikan gravitasi yang akan membawa kita ke tempat yang kita inginkan. Permainan unik ini populer di kalangan gamers PlayStation 4.

Dulu Gravity Rush versi pertama rilis di PlayStation Vita, dan kini versi keduanya telah dirilis untuk PlayStation 4. Ada banyak perubahan yang dialami oleh Gravity Rush. Apa saja itu?

Info game berikutnya : Thimbleweed Park, Game Petualangan dengan Gaya Klasik yang Seru

Sinopsis Game Gravity Rush 2


Hal pertama yang berubah di game ini adalah jalan cerita yang melanjutkan jalan cerita pada Gravity Rush sekuel pertama. Di bagian akhir Gravity Rush pertama, tokoh-tokohnya seperti Kat, Raven, dan Syd, terbawa badai gravitasi yang membawa mereka ke suatu tempat. Tempat antah berantah yang tak mereka ketahui.

Ternyata, tempat itu adalah sebuah pertambangan yang bernama Banga Settlement. Kat dan Syd terpisah dengan Raven yang mengharuskan ia untuk bekerja di pertambangan tersebut untuk bertahan hidup.

Karena jalan ceritanya merupakan kelanjutan dari versi pertamanya, maka tampaknya sobat perlu memainkan versi pertamanya dulu agar tak bingung dengan Gravity Rush versi keduanya.

Sobat dapat memainkannya di PlayStation Vita atau di PlayStation 4 melalui Gravity Rush Remastered. Atau sobat dapat menonton anime-nya yang menghubungkan jalan cerita pertama dengan keduanya.

Game GravityRush 2 ini akan berusaha menunjukkan siapa Kat sebenarnya. Namun ada banyak hal yang tak akan terlalu jelas di game ini, seperti kemampuan baru yang dimiliki Kat.

Sama seperti game pertamanya, Gravity Rush 2 memiliki hal yang menonjol yakni interaksi si karakter utama ini dengan warga kota. Di sini sobat akan menemukan kota baru bernama Jirga Parla Lhao, yang menampilkan banyak Side Mission dan Challenge, dimana setiap misinya memiliki jalan cerita yang asyik untuk diikuti.

By the way, kota yang berama Jirga Parla Lhao ini memiliki ukuran yang besar dan luas. Di sana terdapat beberapa pulau induk yang bisa kita jelajahi secara keseluruhan. Ini merupakan peningkatan yang paling besar di game versi kedua dari Gravity Rush ini.

Bukan hanya itu, kota lama Hekseville yang ada pada game versi pertamanya juga hadir di Gravity Rush 2 ini, yang dapat pula kita jelajahi.

Di seluruh tempat, daerah, dan pulau dalam game ini terdapat turis yang harus sobat temukan untuk mendapatkan Trophy. Di game ini juga terdapat kamera yang bisa sobat gunakan untuk mengambil foto, yang spots-nya sulit didapatkan.

Di game ini, Kat dapat menggunakan bantuan kekuatannya sendiri yakni mengendalikan gravitasi. Ketika menggunakan kekuatan gravitasi, kita tak akan bisa melihat pemandangan kota yang indah. Kekuatan gravitasi sangat diperlukan karena luasnya pulau di dalam game ini.

Selain dengan menggunakan bantuan gravitasi, kita juga dapat menggunakan manhole yang tersedia untuk berpindah antar pulau dengan cara warp.

Sama seperti game-game pada umumnya, Gravity Rush 2 memiliki fitur game untuk bertarung dengan pemain lainnya, dalam bentuk tantangan yang beragam bentuknya, seperti mencari harta kartun dari foto-foto dan mengadu skor yang dimiliki.

Soal pertarungan, Gravity Rush 2 tak terlalu banyak berubah. Sobat masih bisa melakukan serangan melee dan juga melempar barang dengan stasis field. Sobat juga masih bisa melakukan serangan dengan spam yakni melempar barang dan Gravity Kick.

Untuk sistem pertarungan mungkin juga tak banyak perubahan. Namun game ini memiliki perubahan pada kekuatan gravitasi yang kita miliki. Di sini terdapat Lunar Style yang membuat kekuatan gravitasi terasa seperti gravitasi pada bulan yang terasa sangat ringan; dan Jupiter Style yang membuat gravitasi terasa berat.

Dalam hal ini, kemampuan serangan akan berubah. Namun cara bermainnya masih tetap sama. Selain itu, musuh yang akan kita hancurkan bukan hanya Nevi saja, melainkan manusia dan robot-robot. Sayangnya, pertarungan melawan manusia dan robot-robot sangatlah mudah, sehingga game ini tampak agak membosankan.

Kini Gravity Rush 2 telah dirilis di PlayStation 4. Tunggu apa lagi? Tunjukkan skill game kamu lewat Gravity Rush.


blog tentang teknologi, robot, gadget, luar angkasa, komputer, software, games, science dan otomotif
Game Petualangan Old Man Journey

Game Old Man Journey. Ada satu game 2D menarik yang akan dirilis tahun ini, Old Man’s Journey. Game ini mengisahkan seorang kakek (atau orang yang sudah tua nama lainnya) yang bertualangan dalam hidupnya untuk mendamaikan keluarganya.

Game ini memiliki petualangan yang sederhana, namun rumit. Kakek sebagai karakter game ini menjelajahi gunung-gunung dan bukit-bukit dengan bantuan kita sebagai player yang ditugaskan untuk mengklik bukit untuk menurunkannya, sehingga si Kakek mampu sampai di bukit tersebut.

Cara bermain game ini mudah. Hanya memerlukan klik pada bukit atau objek lainnya dalam game untuk memudahkan si Kakek dalam menyeberangi sungai atau melewati air terjun hingga sampai ke level selanjutnya.

Dengan backpack-nya di punggung, serta tongkat yang ia pakai untuk memudahkannya berjalan melewati bukit-bukit, selama dalam permainan satu-satunya yang dibutuhkan adalah membantu si Kakek untuk terus menjelajah sejauh mungkin.

Tampilan dan karakter dan seluruh isinya sangat menarik dan kreatif. Styles pada game ini mendapatkan penghargaan dalam nominasi game “excellence in visual arts” saat Independent Games Festival tahun ini.

Info game terkait : Gravity Rush 2, Game Aksi Jejepangan ini Populer di PS4

Meski game ini 2D, game ini punya jalan cerita yang menarik dengan gameplay yang tak membosankan. Tinggal membantu si karakter (Kakek) untuk terus mencapai level selanjutnya, dengan klik, klik, dan klik objek dalam game untuk menghilangkan hambatan.

Ide gameplay semacam ini terinspirasi dari seorang desainernya sendiri, Felix Bohatsch, saat ia mengambil fotografi bukit dan gunung saat mengunjungi rumah temannya, yang ternyata tampak menarik jika dijadikan multiple players untuk game terbarunya ini.

Jalan ceritanya pun juga memiliki kisah tersendiri. Ketika tim developer untuk pertama kalinya mengerjakan Old Man’s Journey ini, mereka berada di tempat yang berbeda sambil membuat debut untuk game And Yet It Moves.

Enam tahun pun berlalu, beberapa anggota tim sudah menjadi orang tua. Felix Bohatsch sendiri sudah punya tiga anak saat itu. Kemudian studio dipenuhi anak-anak mereka. Ide cerita game pun diambil dari sini.

Keluarga dan anak-anak adalah topik utama dalam hidup kami,” kata Felix Bohatsch, sambil mendapat tantangan baru tentang “menyeimbangkan kehidupan keluarga dan passion kita sendiri.”

Berdasarkan Felix Bohatsch, Kakek Tua dalam game ini, punya cerita yang sama dalam hidupnya. Motivasi dan dorongan si Kakek dalam menjelajah adalah untuk mendamaikan keluarganya.

Semakin si Kakek berjalan jauh, semakin kita tahu masa lalu si Kakek ini, dan semakin terlihat beban apa yang ia bawa dan masalahnya.

Karakter Si Kakek Tua sebagai protagonis yang misterius ini dipilih agar jalan ceritanya semakin menyentuh dan dalam.

Game Old Man’s Journey ini dirancang dengan cerita yang bermutu dan bernilai, serta emosional dimainkan para players. Dibentuk dengan balutan story telling dengan cara yang renyah dan mudah dipahami.

Game Old Man’s Journey akan dirilis di tahun ini, dengan platform yang masih belum diketahui.

blog tentang teknologi, robot, gadget, luar angkasa, komputer, software, games, science dan otomotif
Game Petualangan Thimbleweed Park

Game petualangan Thimbleweed Park. Ada satu game seru yang akan dirilis tahun 2017 ini. Game ini adalah game petualangan dengan gaya klasik 8-bit (semacam Mario Bros) dalam perspektif orang ketiga (third person), namun bukan tiga dimensi.

Game ini disebut dengan genre “point-and-clickadvanture game”. Kita memainkan game ini dengan cara mengklik objek yang ada dalam layar. Berjalan dan mengambil barang dalam game dilakukan dengan klik, klik, dan klik.

Thimbleweed Park utamanya diperankan oleh karakter sepasang agen FBI – Ray dan Reyes, yang sedang memecahkan kasus pembunuhan yang terjadi pada 1987 di sebuah kota kecil, yang bernama Thimbleweed Park.

Di sini, kita akan mendapati banyak dialog-dialog yang rumit dengan warga yang kita temui, untuk mendapatkan clue  yang dapat membantu untuk memecahkan kasus pembunuhan ini.

Selain itu, kita dapat mengambil barang, foto, dompet, atau apa pun yang ada dalam game sebagai bahan clue  untuk memecahkan misteri. Dalam game ini, kita berkelana dari TKP pembunuhan dan mulai menuju ke berbagai tempat yang tak terduga.

Info game lainnya : Old Man’s Journey - Game Petualangan  dengan Story Telling Menawan

capture Thimbleweed park

Di bawah layar juga tersedia berbagai kata-kata kerja yang berarti kita bisa melakukan apa pun untuk memecahkan misteri.

Jika ingin mengajak seseorang berbicara, klik “Talk”, dan ia pun akan mulai berbicara kepada orang lain yang kita klik. Jika ingin merekam, maka tinggal klik “Use” pada kamera.

Game ini penuh dengan misteri yang membingungkan, yang pada akhirnya diselesaikan dengan clues yang kita dapat pula. Kadang perlu memerhatikan semua petunjuk yang tampak sepele dan hampir selalu terlewatkan.

Di game ini, karakter yang kita mainkan tak akan pernah mati. Tak ada nyawa di sini. Kita tak akan khawatir dan merasa bebas untuk terus bereksperimen dalam memecahkan kasus yang rumit ini.

Ada satu fitur yang paling berguna di game ini, yakni notebook. Setiap karakter yang kita mainkan selalu membawa sebuah notebook. Notebook ini bukan hanya berisi informasi yang harus kita ingat, tapi juga hal-hal yang perlu kita lakukan.

Game petualangan semacam ini terasa seperti bermain LucasArts. Jalan ceritanya sangat cerdik, yang seringnya membuat pemain kebingungan dan kadang membuat frustrasi.

Thimbleweed Park dibungkus dengan game play dan grafik klasik yang membuat kita mengenang game-game lain di tahun 1985-an, dengan platform Nintendo. Ditambah lagi dengan jalan cerita rumit yang membuat kita penasaran.

cuplikan game thimbleweed park

Tapi itulah yang membuat Thimbleweed Park menjadi game yang unik. Game yang dapat menguras ingatan kita, tentang apa saja yang kita ambil dan apa saja yang kita temui di dalam setiap perjalanan – dengan style yang simpel.

Thimbleweed Park kini dikembangkan sejak 18 November 2014, yang akan dirilis tahun ini – sekitar bulan Februari dan Maret 2017.

Game ini akan tersedia di Linux, Windows, OS X, IOS, Xbox One, dan Android. Versi Playstation 4 akan tersedia tiga bulan setelahnya.

Buat yang penasaran, ayo mainkan game ini sesuai platform kamu. Sampai ketemu di game selanjutnya.